Minggu, 09 November 2014

Mempawah Berdzikir Bersama Ustadz H. M. Arifin Ilham




Mempawah-Ribuan umat muslim Kabupaten Mempawah, Sabtu (8/11), kemarin, memenuhi Masjid Agung Al Falah Mempawah, menghadiri Tabligh Akbar dan Mempawah Berdzikir bersama Ustadz H. M. Arifin Ilham, dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1436 H/2014 M.
 
Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengatakan kegiatan tabligh akbar dan Mempawah berdzikir dimaksudkan memohon doa dan bisa memberikan hikmah bagi umat muslim khususnya Kabupaten Mempawah agar bisa menjadi  muslim  yang lebih baik lagi.

“Mari kita mengmabil hikmah dari tabligh akbar ini, semoga  yang kurang baik, menjadi baik dan kedepan lebih baik lagi. Seperti Shalat lebih baik,memperbanyak amal ibadah. Karena orang yang beruntung yaitu orang yang apabila ibdahnya hari ini lebih baik dari kemarin, hari esok lebih baik dari pada hari ini. Insyah Allah dengan iman yang baik akan mendapatkan keberkahan dari Allah,” kata Norsan.

Sedangkan Ustadz H. M. Arifin Ilham, dalam tausyiah mengatakan Dzikir merupakan makanan rohani yang paling nikmat. Dzikiri memperkuat  hati, akal, meningkatkan kecerdasan, serta menyelesaikan urusan dunia dengan pentunjuk Allah SWT.

“Dzikir itu nikmat, kita selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. Lafaz Dzikir membersihkan dosa-dosa yang membuat kita gelisah. Kaum muslimin yang banyak berdzikir kepada Allah disiapkan ampunan dosa dan ganjaran yang mulia dari Allah,” katanya.

Pelaksanaan tabligh akbar dan Mempawah berdzikir berlangsung sangat hikmat, dan sebelum menutup, Ustadz H.M Arifin Ilham, mengajak semua jamaah dzikir berdoa agar masyarakat Kabupaten Mempawah selalu dirahmati Allah SWT.

Senin, 03 November 2014

Pembina Pramuka Harus Kerja




 *Kwarcab Mempawah Gelar KML

Mempawah-Sebanyak 27 peserta Kursus Mahir Lanjutan (KML) Kwarcab Gerakan Pramuka Kaupaten Mempawah, Selasa (4/11), kemarin, telah menyelesaikan masa pelatihan dengan ditutup langsung Ketua Kwarcab Kabupaten Mempawah, Rahmad Satria, di GOR Opu Daeng Manambon.
 
Ketua Panitia KML, Riduan H Wahab, mengatakan seluruh peserta KML dinyatakan lulus 100 persen dan berhak menerima sertifikat  atau ijazah pembinaan untuk golongan pramuka penggalang.

“Seluruh peserta lulus 100 persen. Kita berharap setelah selesai pelatihan ini, para pembina bisa menerapkan ilmu yang didapat  di gugus depan masing-masing,” kata Riduan.

Sedangkan Kak Kwarcab Kabupaten Mempawah, Rahmad Satria, mengatakan peserta KML nanti bisa bisa menjadi pembina pada tingkatan pramuka penggalang. Serta mengharapkan seluruh pembina pramuka se Kabupaten Mempawah untuk terus bekerja memajukan gerakan pramuka di Kabupaten Mempawah.

“Sesuai dengan kabinet kerja Presiden RI. Maka seluruh pembina pramuka harus memiliki semangat kerja yang tinggi. Para peserta KML ini harus serius mendidik anak-anak dan saya berkeyakinan, seluruh pembina yang mengikuti KLM akan merubah pramuka Kabupaten Mempawah lebih maju dan berkualitas,” kata Rahmad.

Karena Rahmad, juga berkeyakinan melalui gerakan pramuka akan menghindarkan generasi muda melakukan perbuatan negatif. Karena pramuka membina keperibadian dan ahlak yang baik sesuai Tri Satya dan Dasa Darma.

“Melalui pramuka mari kita bina ahlak generasi muda, menjadi ahlak yang berkualitas sebagai generasi penerus pembangunan bangsa,” katanya.

Sedangkan Asroji, salah satu peserta KML, mengatakan siap menerapkan ilmu kepramukaan yang didapat selama mengikuti KML untuk membina anak didiknya.

“Alhamdullilah, banya yang kita dapat melalui pelatihan ini. Terutama pembinaan untuk ahlak generasi muda kita, melalui kegiatan kepramukaan,” katanya.

BNN Mempawah Gelar Pentas Seni Pelajar



  
Mempawah-Mengantisipasi peredaran dan penggunaan narkoba di kalangan pelajar. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah, Sabtu (1/11), kemarin, melaksanakan Pergelaran Seni Pelajar 2014 sekaligus mensosialisasikan Program Pemberantasan, Penggunaan dan Peredaran Narkoba Gelap Narkoba (P4GN) di Halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mempawah.  Pergelaran seni yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Mempawah,  dilaksanakan 4 macam kegiatan yaitu lomba hasta karya, stand up comedy, baca pusi dan pantun. 

Dimana Kepala BNN Kabupaten Mempawah, H. A. Daulay, mengatakan dilaksanakan pesta seni palajar sebagai bentuk usaha BNN melakukan pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di kalangan pelajar. Karena seperti diketahui usia pelajar atau remaja merupakan masa transisi yang berarti masa pencarian jati diri dengan rasa keingintahuan yang tinggi untuk mencoba sesuatu yang baru. 

“Penggunaan narkoba di lingkungan pelajar yang paling rawan terjadi adalah di tingkat SMP dan SMA. Di tahap awal biasanya siswa mencoba untuk belajar merokok. Jika anak sudah mulai bisa merokok, biasanya mereka akan tertarik untuk mencoba mengonsumsi narkoba,” katanya.

Untuk itu, meminimalisir penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar ini, BNN Kabupaten Mempawah gencar membentuk kader anti narkoba dikalangan pelajar dan tes urine di sekolah-sekolah khususnya di tingkat SMA dan SMK. 

“Pagelaran seni pelajar merupakan strategi yang sangat efektif sebagai salah satu kampanye pencegahan penggunaan narkoba di kalangan pelajar.  Sekaligus mengajak para pelajar terus melakukan kegiatan-kegiatan positif yang menghasilkan prestasi, sehingga pelajar tidak tertarik untuk mencoba dan melakukan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Formal dan Informal, Ichwanto, mewakili Kadis Dikpora, mengatakan sangat mendukung  program BNN Kabupaten Mempawah. Karena Narkoba merupakan racun yang dapat merusak mental dan kepribadian generasi muda Indonesia. 

“Pemberantasan narkoba harus dilakukan bersama-sama. Saya rasa semua lapisan masyarakat yang merespon positif kegiatan BNN ini. Kita berharap Kabupaten Mempawah ini, bisa bebas dari penggunaan narkoba yang dapat merusak generasi bangsa,” katanya.

Anggota Kodim Mempawah Tes Urine





*Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba di Tubuh TNI 
Mempawah-Mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan TNI. Kodim 1202 Mempawah melakukan tes urine kepada 45 anggota, Senin (27/10), kemarin, di Makodim Mempawah, yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah.
 
Dandim Mempawah, Suprayitno, mengatakan penyalahgunaan narkoba bisa menyasar semua kalangan termasuk anggota TNI. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan TNI, maka pihaknya menggelar tes urine bagi anggotanya, yang dilaksanakan secara rutin 3 bulan sekali.

“Narkoba tidak hanya digunakan orang dewasa, bahkan remaja dan anak-anak juga ada menggunakan narkoba. Bahkan narkoba telah sampai ke masyarkat desa. Maka tidak menutup kemungkinan anggota TNI juga bisa terlibat terhadap penyalahgunaan narkoba,” kata Suprayitno, didampingi Kasi Intel Kodim Mempawah, Sukirman.

Lanjutnya lagi, melalui tes urine terhadap anggotanya, juga tidak laim sebagai bentuk  komitmen TNI dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. 

“Tes urine ini, sudah yang kedua kali kita laksanakan. Jika ada personel TNI yang didapati menggunakan narkoba akan diberi sanksi tegas, dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Sampai saat ini, belum ada indikasi anggota yang menjadi pengguna maupun pengedar narkoba,” tegasnya.

Sedankan Kepala BNN Kabupaten Mempawah, A. H. Daulay, memberikan apresiasi terhadap Kodim Mempawah yang mendukung program BNN dalam penberantasan penyalahgunaan narkoba.

“Upaya pencegahan peredaran narkoba, tidak hanya bisa dilaksanakan BNN sendiri. Tapi membutuhkan dukungan semua. Baik masyarakat, Polri, TNI maupun seluruh stekholder yang ada, khususnya di Kabupaten Mempawah. Untuk itu, kita berharap anggota Kodim bisa menjadi contoh bagi masyarakat, untuk terbebas dari penyalahgunaan narkoba bahkan harus bisa ikut serta dalam pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Mempawah,” katanya.

Kamis, 30 Oktober 2014

Mochrizal Jabat Sekda Mempawah




 Mempawah-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah definitif akhirnya di  jabat, Mochrizal, yang  sebelumnya menjabat Asisiten I Sekda Kabupaten Mempawah, yang dilantik secara resmi  Gubernur Kalbar, Cornelis, Kamis (30/10), kemarin di Aula Kantor Bupati Mempawah.
 
Dalam sambutanya, Gubernur Kalbar, Cornelis, mengatakan Sekda memiliki tugas berat, karena Sekda bertugas menjalankan, dan menyusun administrasi negara dengan baik dan cermat, sehingga roda pemerintahan berlangsung tertib.

“Sekda harus bisa berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati, Kepala SPKD, dan DPRD. Sehingga terjalin hubungan yang harmonis dalam semua aspek pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi pemerintahan. Serta dapat mengoptimalkan upaya-upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, percepatan kehidupan demokrasi, percepatan pembangunan ekonomi daerah, dan upaya percepatan pengelolaan potensi daerah,” kata Cornelis.

Karena Cornelis, menilai kinerja Sekda lebih berat drai bupati dan wakil bupati, karena Sekda harus membantu bupati dan wakil bupati bersama DPRD dalam penyusunan APBD. Serta menjebati kepentingan kepala daerah bersama unsur pimpinan daerah yang ada di Kabupaten Mempawah. Untuk itu, Cornelis, juga mengucapkan selamat kepada pejabat Sekda yang telah dilantik, serta mengucapkan terima kasih kepada Plt Sekda Kabupaten Mempawah, Firman Juli Purnama.

“Sebagai pejabat tertinggi di birokrasi, Sekda dituntut melaksanakan penyelenggaraan administrasi negara dengan baik. Oleh karena itu, pekerjaan seorang Sekda sangat berat, seorang Sekda harus lues, tidak gengsi, cara berpikir harus diperbaiki. Jangan menganggap diri paling tinggi, paling hebat, tapi kita adalah pelayanan masyarakat,” kata Cornelis.

Usai diambil sumpah dan janji jabatannya, Mochrizal, mendapatkan ucapan selamat dari Gubernur Cornelis diikuti Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Frederika Cornelis, para Forkompimda, kepala SKPD dan udangan yang hadir.

Minggu, 26 Oktober 2014

36 Pasutri Laksanakan Isbat Nikah




Mempawah-36 pasang suami istri warga Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (23/10), kemarin, melaksanakan sidang isbat nikah terpadu di Aula Kantor Desa Senkubang. Acara tersebut, dihadiri Bupati Mempawah, Ria Norsan, Kepala Pengadilan Agama Mempawah,  Wanjofrizal, Kepala Kemenag Mempawah, Kasiman dan Kadis Dukcapil Kabupaten Mempawah, Jailani.
 
Diman pada kesempatan tersebut, Kepala Pengadilan Agama Mempawah, Wanjofrizal, mengatakan dilaksanakannya sidang istbat nikah terpadu yang dilkasanakan Pengadilan Agama Mempawah,  Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap umat  Islam yang melaksanakan nikah secara sah, namun tidak tercatat di kantor urusan agama (KUA).

“Isbat nikah terpadu ini,agar pasangan suami sitri memiliki surat nikah yang sah di keluarkan KUA dan akta kelahiran anak. Semuanya gratis, tanpa dipungut biaya,” kata Wanjofrizal.

Namun Wanjofrizal, berharap kedepan setiap warga masyarakat yang ingin menikah agar mendaftar ke KUA. Dan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang akan menikahkan warga, menyarankan warga agar menikah ke KUA. Sehingga kedepan tidak timbul persoalan terkait masalah administrasi kependudukan.

“Desa Sengkubang ini, ada sekitar 200 lebih yang ingin mengikut isbat nikah ini. Namun kita seleksi bagi yang tidak mampu saja, tercatat 36 orang yang ikutkan isbat nikah ini. Dan untuk di Kalimantan ini yang pertama kali melaksanakan isbat nikah,” katanya.

Sedangkan Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung dilaksanakannya isbat nikah terpadu. Sehingga pasangan sumai istri memiliki surat nikah resmi yang sangat penting dalam berbagai hal. Seperti pembagian waris, pembuatan akta kelahiran dan surat-surat penting yang berhubungan dengan keluarga.

“Dengan dilaksanakannya  isbat  nikah ini bearti secara hukum telah tercatat di Kantor Urusan Agama dan berhak mendapatkan bukti sudat dari pengadilan agama,” katanya.

Sedangkan salah seorang warga, Muhmmad Daud, yang melaksanakan  isbat nikah, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pengadilan Agama, yang telah melaksanakan program isbat nikah, sehingga dirinya yang sejak tahun 1971 menikah baru sekarang mendapat surat nikah yang resmi dari KUA.

“Saya mengucapkan terima kasih, karena dari tahun 1971  saya menikah baru sekarang memiliki surat nikah yang resmi,” kata Muhammad Daud, yang mengaku telah memiliki 14 cucu.