Minggu, 26 Oktober 2014

36 Pasutri Laksanakan Isbat Nikah




Mempawah-36 pasang suami istri warga Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (23/10), kemarin, melaksanakan sidang isbat nikah terpadu di Aula Kantor Desa Senkubang. Acara tersebut, dihadiri Bupati Mempawah, Ria Norsan, Kepala Pengadilan Agama Mempawah,  Wanjofrizal, Kepala Kemenag Mempawah, Kasiman dan Kadis Dukcapil Kabupaten Mempawah, Jailani.
 
Diman pada kesempatan tersebut, Kepala Pengadilan Agama Mempawah, Wanjofrizal, mengatakan dilaksanakannya sidang istbat nikah terpadu yang dilkasanakan Pengadilan Agama Mempawah,  Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mempawah, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap umat  Islam yang melaksanakan nikah secara sah, namun tidak tercatat di kantor urusan agama (KUA).

“Isbat nikah terpadu ini,agar pasangan suami sitri memiliki surat nikah yang sah di keluarkan KUA dan akta kelahiran anak. Semuanya gratis, tanpa dipungut biaya,” kata Wanjofrizal.

Namun Wanjofrizal, berharap kedepan setiap warga masyarakat yang ingin menikah agar mendaftar ke KUA. Dan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang akan menikahkan warga, menyarankan warga agar menikah ke KUA. Sehingga kedepan tidak timbul persoalan terkait masalah administrasi kependudukan.

“Desa Sengkubang ini, ada sekitar 200 lebih yang ingin mengikut isbat nikah ini. Namun kita seleksi bagi yang tidak mampu saja, tercatat 36 orang yang ikutkan isbat nikah ini. Dan untuk di Kalimantan ini yang pertama kali melaksanakan isbat nikah,” katanya.

Sedangkan Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung dilaksanakannya isbat nikah terpadu. Sehingga pasangan sumai istri memiliki surat nikah resmi yang sangat penting dalam berbagai hal. Seperti pembagian waris, pembuatan akta kelahiran dan surat-surat penting yang berhubungan dengan keluarga.

“Dengan dilaksanakannya  isbat  nikah ini bearti secara hukum telah tercatat di Kantor Urusan Agama dan berhak mendapatkan bukti sudat dari pengadilan agama,” katanya.

Sedangkan salah seorang warga, Muhmmad Daud, yang melaksanakan  isbat nikah, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pengadilan Agama, yang telah melaksanakan program isbat nikah, sehingga dirinya yang sejak tahun 1971 menikah baru sekarang mendapat surat nikah yang resmi dari KUA.

“Saya mengucapkan terima kasih, karena dari tahun 1971  saya menikah baru sekarang memiliki surat nikah yang resmi,” kata Muhammad Daud, yang mengaku telah memiliki 14 cucu.

Rabu, 22 Oktober 2014

Rp 2,4 Milyar Bonus Atlet Porprov Mempawah Dibagikan


Bupati Minta KONI Berhati-hati
Mempawah-Anggaran bonus atlet dan pelatih Proprov Kabupaten Mempawah sebesar Rp 2,4 Milyar, Rabu (22/10), kemarin, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pontianak, Ria Norsan, kepada perwakilan atlet dan pelatig di Aula Kantor Bupati Mempawah.

Dimana pada pada pelaksanaan pembagian bonus bagi Atlet dan pelatih Kabupaten Mempawah yang berprestasi di ajang Porprov 2014. Bupati Mempawah, Ria Norsan, mengharapkan pihak KONI dapat melaksanakannya dengan sebaik mungkin. Hal tersebut guna menghindari hal yang tidak diinginkan, menyangkut pemeriksaan yang dilakukan pihak BPK.

“Anggaran bonus sebesar Rp2,4 Milyar ini dikeluarkan melalui dana ABT 2014, tentunya akan dipertanggungjawabkan melalui laporan nantinya. Makanya harus hati-hati dan teliti dalam penyusunan proses administrasinya, harus ada hitam diatas putih, sehingga tidak terjadi kesalahan. Namun yang saya lihat, pihak KONI sudah mempersiapkan dan menyusun administrasinya dengan sebaik mungkin,” ujar Ria Norsan.

Selain itu, Bupati mengatakan, manajemen dan laporan yang baik tersebut juga merupakan upaya untuk menghindari permasalahan yang terjadi di tubuh Koni. Sebab di wilayah lain, hingga pengurus provinsi, permasalahan bantuan Koni mencuat. Sehingga dirinya tidak ingin hal tersebut terjadi di wilayahnya.

“Jangan sampai kita seperti wilayah lainnya. Makanya sebelum bonus dibagikan, administrasi harus dibuat sebaik mungkin dengan perincian yang benar,” katanya.

Meskipun masing-masing atlet berprestasi akan mendapatkan bonus sesuai dengan perolehan medali, Bupati berharap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan prestasi. Tak hanya dalam olahraga yang digeluti, namun juga dalam bisang pendidikan dan hal positif lainnya.

“Bonus harus dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang hal positif, baik peningkatan penunjang olahraga sampai pendidikan. Berlatih lebih tekun agar bisa berprestasi lagi. Untuk DPRD juga saya apresiasi karena sudah memberikan dukungan dalam penganggaran untuk bonus atlet berprestasi ini. Semoga di Porprov empat tahun mendatang, kita bisa meningkatkan perolehan medali sehingga bisa menjadi juara umum,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Koni Kabupaten Mempawah, Ali Akbar. Dia berharap, bonus yang diberikan dapat memacu atlit sehingga dapat meningkatkan prestasi, baik ditingkat provinsi maupun nasional.

“Seperti yang diketahui, di beberapa cabang atlit kita berhasil memecahkan rekor dari nasional bahkan sampai rekor dunia dari cabang angkat berat. Sehingga bonus yang diberikan merupakan bentuk apresiasi motivasi agar bisa berbuat yang lebih baik bagi Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.

Selasa, 21 Oktober 2014

Bupati Mempawah Terharu Jemput Jamaah Haji di Batam


Mempawah-Bupati Mempawah, Ria Norsan, didampingi istri Ketua TP PKK Kabupaten Mempawah, Hj Erlina, tak  mampu membendung rasa haru saat menyambut kedatangan jamaah haji Kabupaten Mempawah di Asrama Haji Batam, Senin (20/10), kemarin, yang juga dihadiri. Asisten II Setda Kalimantan Barat, Lensus Kandri, yang mewakili Gubernur Kalbar, Cornelis.
 
Suasana haru sangat terasa disaat satu persatu jamaah haji Kabupaten Mempawah yang bergabung dengan Kabupaten Melawi dan Sambas, turun dari bus yang menjemput dari Bandar Udara Hang Nadim Batam di pintu masuk asrama haji Batam.

Dimana Bupati Ria Norsan yang didampingi istri, terlihat berusaha menahan air matanya. Namun akhirnya air matanya mengalir saat jamaah haji mengulurkan tangan bersalaman dengannya. Peluk dan cium dan ucapan selamat keluar dari bibir beliau. Ketua TP PKK, Hj. Erlinan sempat mengeluarkan sebungkus tisu dan menyerahkan kepada beliau untuk mengelap air mata yang membasahi pipi beliau.
 
Bupati Mempawah, Ria Norsan,  pada kesempatan tersebut mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, karena kondisi jamaah haji dalam kondisi baik.

“Alhamdullilah, kondisi jamaah haji Kabupaten Mempawah baik. Walaupun ada yang sakit, cuma demam dan batuk. Mungkin karena kelelahan selama perjalanan,” kata Ria Norsan.

Begitu juga Kepala Kemenag Mempawah, Kasiman, juga mengucapkan syukur melihat kondisi jamaah haji Kabupaten Mempawah dalam kondisi baik.

“Ada tiga orang yang sakit, namun sudah ditangani medis. Mungkin kecapean saja. Selasa, 21 Oktober, jamaah haji kita yang bergabung dikloter 11, akan diterbangkan ke Pontianak,” katanya.

Sedangkan Pembimbing Ibadah Haji Daerah (TPIHD) Kabupaten Mempawah, Yusdiansyah, mengatakan selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, seluruh jamaah haji Kabupaten Mempawah dapat melaksanakan  dengan baik.

“Alhamdullilah, selama di tanah suci Mekkah dan Madinah kondisi jamaah haji Kabupaten Mempawah dalam kondisi baik. Seluruh rangkaian ibadah haji baik tawaf, wukuf, sai dan lainnya dapat dilaksanakan. Sehingga kami juga selaku Pembimbing Ibadah Haji tidak mendapatkan banyak kesulitan dalam melaksanakan tugas kami,” katanya.

Ribuan Warga Mempawah Makan Tambol



Mempawah-Makan saprahan tambol di tengah Jalan Pasar Mempawah yang digelar Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Mempawah Hilir, Minggu (19/10), kemarin, disambut antusias ribuan masyarakat dari Kota Mempawah maupun daerah lainnya di Kalbar. Saprahan ini merupakan puncak kegiatan Mempawah Syukuran yang digelar Pokdarwis, 18-19 Oktober.
 
Tak hanya masyarakat umum, saprahan atau tradisi makan bersama aneka tambol atau kue ini juga dihadiri dan diikuti Bupati Mempawah, Ria Norsan. Ia didampingi sang istri, Erlina Ria Norsan, unsur Muspida, Kepala SKPD, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se Kabupaten Mempawah.

Ketua Panitia, Dudung Agus Suharto, dalam laporannya mengatakan, kegiatan Mempawah Syukuran ini merupakan wujud rasa syukur dan rasa gembira masyarakat atas perubahan nama Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Mempawah.

“Kegiatan ini juga wujud apresiasi dan ucapan terima kasih kami selaku masyarakat kepada pemerintah daerah yang berhasil mewujudkan perubahan nama daerah, seperti yang sudah dicita-citakan masyarakat sejak dulu,” katanya.

Sedangkan Bupati Ria Norsan dalam sambutannya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Pokdarwis Mempawah Hilir atas terselenggaranya kegiatan Mempawah Syukuran. 

“Semoga perubahan nama daerah ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk membangun, menjaga dan memelihara Kabupaten Mempawah agar semakin baik kedepannya,” ujar bupati.

Selain saprahan, pada kesempatan yang sama panitia juga memberikan Piagam Mempawah kepada Bupati Mempawah dan Ketua DPRD Mempawah. Piagam ini sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi dan upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dan DPRD dalam memperjuangkan perubahan nama Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Mempawah.

Selasa, 14 Oktober 2014

Trisna Jaya Jabat Plt Direktur PDAM Mempawah



Bupati Berharap Kinerja PDAM Membaik
Mempawah-Mantan anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Trisna Jaya, dipercaya menjabat Plt Direktur Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Mempawah. SK pengangkatan Plt Direktur PDAM diserahkan langsung Bupati Mempawah, Ria Norsan, di Aula Kantor Bupati, Selasa (14/10), kemarin, dengan disaksikan, Wakil Bupati, Gusti Ramlana, Plt Setda, Firman Juli Puranama, jajaran staf dan karyawan PDAM dan penjabat Plt Direktur PDAM sebelumnya, Hamdani.

Bupati Mempawah, Ria Norsan, sangat berharap dengan penggantian Plt Direktur PDAM Kabupaten Mempawah, bisa memperbaiki kondisi pelayanan dan manajemen PDAM jangan sampai terus merugi. 

“Dibawah kepemimpinan Bapak Trisna Jaya, saya berharap PDAM dikelolah secara maksimal. Sehingga bisa memberikan PAD bagi Kabupaten Mempawah. Contohnya Kota Pontianak mampu memperbaiki pelayanan PDAM nya, sehingga bisa menghasilkan PAD sampai Rp 1 milyar pertahun,” kata Ria Norsan.

Untuk itu, Bupati juga sangat berharap dibawah kepemimpinan Trisna Jaya, PDAM bisa melakukan evaluasi terhadap kinerja staf dan pegawai PDAM, serta memotivasi kinerja pegawai agar  semakin baik.

“Target saya distribusi air PDAM bisa mencapai Sungai Pinyuh. Karena Sungai Pinyuh merupakan kawasan niaga. Jika aliran PDAM ke Sungai Pinyuh baik maka pemasukan keuangan PDAM bisa meningkat dari 10 persen, bisa meningkat 15 persen dan seterusnya. Bahkan jika ada kemajuan, gaji pegawai PDAM juga bisa naik,” kata Norsan.

Sedangkan Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, menambahkan fungsi PDAM memberikan pelayanan kepada masyarakat terhadap kebutuhan air bersih, maka pelayanan terbaik harus diutamakan. Namun harus menjadi perhatian yaitu tugas, kewajiban dan hak pimpinan dan karyawan PDAM.

“Beberapa hal yang harus diperbaiki yaitu masalah retrutmen pegawai dan kebijakan pimpinan PDAM. Dan pimpinan PDAM harus melakukan pengendalian, pengawasan serta evaluasi. Bangun semangat kerja yang baik, tempat SDM sesuai skill dan kemampuan sehingga PDAM semakin baik kedepannya,” kata Ramlana.

Sedangkan Plt Direktur PDAM Kabupaten Mempawah, Trisna Jaya, akan berupaya melakukan perbaikan di tubuh PDAM. Namun dilakukan secara bertahap baik dari segi manajemen, teknis dan lainnya.

“Kondisi PDAM memang memerlukan perbaikan. Seperti penyakit tidak harus langsung sembuh tapi harus dilakukan secara bertahap. Seperti melakukan perbaikan dari diri pribadi, setelah itu baru perbaikan masalah jam kerja, administrasi dan bagian teknis. Pokokye apa yang bsia dibenahi dahulu untuk perbaikan akan saya laksanakan. Karena prinsip saya hari ini harus lebih baik dari kemarin, besok harus lebih baik dari hari ini,” kata Trisna Jaya, yang juga pernah menjabat Kepala BRI Sungai Pinyuh

Senin, 13 Oktober 2014

Tes CPNS Mempawah Dimulai 20 November



Mempawah-Setelah melaksanakan pertemuan teknis dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta. Badan Kepegawai Daerah (BKD) Kabupaten Mempawah, menetapkan jadwal tes CPNS 2014 Kabupaten Mempawah yang menggunakan sisitem computer assisted test (CAT) dilaksanakan mulai 24 Novembe.

“Setelah melakukan koordinasi dengan BKN jadwal tes CPNS Kabupaten Mempawah dilaksanakan mulai 24 November sampai selesai. Untuk pembagian jadwal hari, tanggal dan waktu pelaksanaan test untuk masing-masing peserta akan diumumkan akhir Oktober 2014 ini,” kata Kasubbid Pengadaan dan Pensiun BKD Kabupaten Mempawah, H Iskandar, ditemui Selasa (14/10), kemarin.

Lanjutnya lagi, peserta tes diwajibkan membaca, memahami dan mentaati tata tertib pelaksanaan tes kompetisi dasar dengan sistem CAT. Seperti peserta diharapkan hadir 90 menit sebelum tes dimulai, peserta harus melakukan registrasi sebelum TKD dimulai.

“Pokokya tidak ada toleransi keterlambatan untuk mengikuti TKD. Peserta juga diwajibkan mengisi daftar hadir yang disipkan panitia, serta membawa KTP dan kartu peserta tes dengan menunjukan lepada panitia,” kata Iskandar.

Selain itu, wajah peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta. Peserta diharuskan menggunakan pakaian rapid an sopan dimana kaos, celana jeans dan sandal tidak diperkenankan.

“Jika terlambat datang, maka peserta tdak dipererkenankan masuk mengikuti tes alias dianggap gugur. Dan peserta hanya diperbolehkan membawa kartu peserta dan KTP saja. Sedangkan buku-buku dna catatan lainnya dilarang, juga termasuk kalkulator, Hp, kamera jam tangan bahkan bolpoint,” katanya. 

Sedangkan Bupati Mempawah, Ria  Norsan, menanggapi penerimaan CPNS Kabupaten Mempawah, meminta seluruh peserta CPNS untuk tidak percaya terhadap oknum manapun yang berjanji bisa meluluskan peserta CPNS. Termasuk, jika oknum tersebut berprofesi sebagai PNS sekalipun. Hal itu disampaikan bupati menjelang pelaksanaan tes CPNS.

“Kelulusan dalam tes CPNS murni ditentukan oleh kemampuan peserta dalam menjawab soal. Saya sekalipun sebagai bupati tidak bisa melakukan intervensi terhadap jalannya proses penerimaan CPNS. Semuanya sudah diatur dalam prosedur yang sudah ditentukan oleh panitia penyelenggara CPNS dari pusat,” jelasnya.

Ribuan Warga Antusias Sambut Kabupaten Mempawah




Mempawah-Ribuan warga Kabupaten Mempawah menjadi saksi sejarah terhadap launching Perubahan Nama Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Mempawah, 10-12 Oktober 2014. Seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, bahkan nasional menjadi saksi atas perubahan nama daerah yang secara historis terkait erat dengan Kerajaan Amantubillah Mempawah ini.
 
Sejumlah kegiatan besar digelar pemerintah daerah pada launching Perubahan Nama Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Mempawah. Mulai dari makan saprahan, pameran pembangunan, karnaval kendaraan hias, penyalaan lampu neo box bertuliskan Kabupaten Mempawah, malam hiburan rakyat, serta puncaknya jalan sehat yang diikuti 15 ribu masyarakat.

Di hadapan belasan ribu warga saat jalan sehat bertabur hadiah, Bupati Ria Norsan yang didampingi Wakil Bupati Gusti Ramlana, Ketua DPRD, H Rahmad Satria SH MH, Raja Mempawah Pangeran Ratu Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, mantan Wakil Bupati Mempawah, Drs H Rubijanto, dan Muspida, mengajak masyarakat Kabupaten Mempawah bersama-sama membangun daerah agar lebih baik dan semakin maju kedepannya.

“Mari bersama-sama satukan tekad. Kita bangun, kita jaga dan kita pelihara Kabupaten Mempawah yang kita cintai ini,” kata bupati yang disambut tepuk tangan dan yel-yel penuh motivasi dari masyarakat.